Hasil Imbang Menjadi Raihan Terbaik Persib Diawal Laga Tandangnya Dalam Gelaran Liga 1 2019

Padang (NR),-Stadion H. Agus Salim, Rabu 29 Mei 2019.
Guna mengarungi perhelatan Shopee Iiga 1 2019, Persib ‘ Maung ‘ Bandung melakukan lawatan perdananya sekaligus menutup laga terakhirnya dibulan Ramadhan kali ini.

Sejatinya, laga kali ini merupakan pertandingan ketiga buat Persib, tidak diturunkannya ijin dari pihak Kepolisian mengakibatkan laga kandangnya melawan PS Tira Persikabo tanggal 23 Mei 2019 batal digelar.

Pada laga tandang perdana nya Rabu 29 Mei 2019, Robert Rene Albert selaku juru racik ‘ anyar ‘ Persib bertekad mencuri kemenangan dan membawa pulang tiga poin. ‘ Lupakan catatan kelam, kita tatap kedepan dan patahkan catatan itu ‘, tegas nya. Hal ini terlontar dari beliau karena Persib sendiri memiliki catatan yang buruk kala berlaga di Stadion H. Agus Salim.

Tercatat dari tahun 2011 pasukan ‘ Maung Bandung ‘ tidak pernah menang dari ‘ Kabau Sirah ‘. Yang jelas kami sudah mempersiapkan strategi serta mental guna menghadapi pertandingan tandang ini dengan baik dan membawa pulang tiga poin, ujar Robert disesi jumpa persnya. Kubu Semen Padang sendiri selaku tuan rumah pada laga kali ini mencari kemenangan perdananya. Setelah menemui kegagalan didua laga awal mereka menyerah 0 – 1 dari PSM Makassar dan dipaksa bermain imbang 1 – 1 kontra PSS Sleman. ‘ Meski memiliki persiapan yang singkat dibanding Persib yang baru main satu kali, Persib punya waktu istirahat yang cukup panjang dan kita cuma empat hari ‘ ujar Syafrianto Rusli, selaku juru taktik Semen Padang sebelum pertandingan.

Di bawah guyuran hujan tepat pukul 21.00 Wib Kick off tanda pertandingan antara Semen Padang yag menjamu Persib pun dimulai. Guna memenangkan pertandingan kedua kesebelasan menampilkan pemain – pemain terbaiknya.

Jual beli serangan langsung dilakukan sejak peluit dibunyikan Agus Fauzan yang bertindak sebagai pengadil dilapangan dalam gelaran laga ini. Persib berhasil menciptakan peluang pertamanya pada menit ke- 3 melalaui sundulan Ezechiel setelah menerima umpan dari Febri ‘ BOW ‘ Haryadi namun masih bisa diselamatkan Teja Pakualam yang tampil cekatan. Kondisi lapangan yang basah tidak mengurangi aliran serangan dari kedua kesebelasan yang berlaga, terlebih sama – sama mengejar kemenangan. Semen Padang sendiri tampil cukup baik dan berhasil membuat ketar ketir lini pertahanan Persib yang dikawal Bojan Malisic yang berduet dengan Ahmad Jufriyanto.

BACA JUGA  Orang Tua Siswa Keluhkan Seorang Oknum Guru SDN 021 Ciporeat Yang Arogan Dan Tak Beretika !

Akan tetapi, kendati hadir sebagai tamu Persib tampil lebih agresip terlebih adanya dukukungan dari ‘ Bobotoh ‘ yang hadir langsung di Stadion H. Agus Salim. Mengandalkan kecepatan Febri Haryadi disisi kanan dan Ghozali Siregar disisi kanan menjadi tumpuan dalam melakukan penyerangan.

Namun, kali ini kecepatan dan kepiawaian ‘ Bow ‘ dapat diantisipasi oleh Boas Atururi yang tampil disiplin selama 90 menit. Dia selalu menjadi penghalang dan tak henti berjibaku mengejar serta menjaga kemanapun Febri berlari. Peluang terbaik Semen Padang tercipta pada menit ke – 25 melalui kaki Karl Max yang menjadi juru gedor tunggal setelah mendapatkan umpan dari Dedi Hartono. Namun tendangan kerasnya berhasil diselamatkan penjaga gawang Persib I Made Wirawan yang tampil sebagai starter dipertandingan tandang kali ini. Belum adanya gol tercipta skor imbang 0 – 0 pun mengakhiri babak pertama. Diawal paruh babak kedua Persib kembali memegang kendali dan hampir bisa merobek gawang Teja Pakualam. Akan tetapi Dewi Fortuna masih menaungi tuan rumah tendangan Febri masih bisa dimentahkan penjaga gawang yang kembali dipanggil Timnas bersama dirinya.

Pada menit ke -48 giliran Arthur Gevorkyan yang kembali gagal melesahkan sikulit bundar setelah tendangannya melambung ke angkasa. Lapangan yang licin serta tinggi nya tensi permainan memaksa Agus Fauzan mengeluarkan 7 kartu kuning dari sakunya. Empat kartu kuning diberikan kepada para pemain Persib dan sisanya untuk punggawa Semen Padang. Pergantian demi pergantian dilakukan oleh kedua kesebelasan namun hal itu tidak mampu mengubah hasil akhir 2 x 45 menit. Skor 0 – 0 dipapan stadion tidak berubah sedari awal hingga berakhirnya pertandingan. Sebetulnya pihak tuan rumah bisa membalikan situasi di 20 menit terakhir, peluang dan kesempatan menciptakan gol terbuka lebar. Selain I Made Wirawan yang tampil cemerlang dengan mengandaskan tendangan keras Dedi Hartono, ketenangan Karl Max pun sebagai striker menjadikan Semen Padang gagal meraih kemenangan pertamanya.

Meskipun berhasil mencuri satu poin, hasil imbang ini semakin memperpanjang rekor Persib yang memiliki catatan kelam tatkala berlaga di Stadion H.Agus Salim. ( Dories NR ).

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *