Genangan Air Setinggi Kurang Lebih 70 Cm Rendam Kawasan Sapan Kabupaten Bandung

Kabupaten Bandung (NR),-
Akibat intensitas hujan yang sangat tinggi selama dua hari berturut-turut, yang mengakibatkan meluapnya tiga sungai (Citarik, Cikeruh, Citarum) diduga penyebab banjir yang menggenangi Kampung Sapan, Cikeruh Desa Tegaluar Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, pada hari Rabu (6-3-2019).

Bukan hanya merendam perkampungan, banjir pun merendam kawasan industri De Prima Terra hingga menutup akses jalan dikarenakan ketinggian air di ruas Jalan Raya Sapan mencapai 50 sampai 70 centimeter, alhasil mengakibatkan mogok kendaraan bermesin yang memaksa untuk melewatinya.

Menurut Gugun Gumilar salah satu satpam di kawasan indrustri tersebut mengatakan,”banjir ini yang paling dahsyat dibanding tahun-tahun kemarin, karena air sampai masuk ke dalam kawasan indrustri De Prima Terra sehingga para karyawan agak kesulitan yang mau berangkat kerja dan pulang kerja karena jalan yang menju tempat kerjanya gak bisa dilewati kendaraan bermotor, sehingga terpaksa ada yang jalan kaki,” tuturnya.

BACA JUGA  Menteri Sosial Salurkan "Bantuan Alat Bantu Dengar" Dari Presiden

Gugun menambahkan, bagi karyawan yang rumahnya terendam banjir, mereka ada yang tidur di pos-pos,” ungkapnya.

Hal yang senada diungkapkan Yuda, warga sekitar kawasan Sapan yang mengatakan bahwa “banjir kerap terjadi di kawasan tersebut ketika curah hujan tinggi dan bukan kali ini saja, akan tetapi setiap musim hujan datang. Namun, banjir kali ini kayanya yang paling dahsyat,” ungkap Yuda.

Selain demikian, banjir pun merendam sekolah SMPN 1 Bojongsoang, sehingga semua siswa diliburkan sampai menunggu air surut.

“Sering sekali diliburkan setiap musim hujan, karena tempat belajar saya terendam banjir dan belum tau kapan masuk lagi ,”

ungkap Algi siswa kelas 2 SMP 1 Bojongsoang ini yang saat itu ada di lokasi banjir. (Eri NR)

Spread the love
  • 33
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *