Oknum Guru SMPN 2 Lumbung-Ciamis Diduga Lakukan “Pungli” !

Ciamis,nuansarealita.com,-Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan salah satu program prioritas Presiden Jokowi untuk membantu anak keluarga tidak mampu agar tidak putus sekolah.

Melalui program ini pemerintah berharap angka putus sekolah di Indonesia bisa menurun secara drastis.

Pasalnya KIP bisa dibilang kartu sakti yang dapat membantu masyarakat kurang mampu untuk menyekolahkan anaknya secara gratis dari usia 6-21 tahun.

TidakĀ  hanya itu, KIP juga ditujukan untuk membantu meringankan biaya personal pendidikan seperti baju sekolah hingga alat tulis, mencegah siswa agar tidak putus sekolah serta membantu siswa yang berhenti sekolah agar bisa kembali menimba ilmu.

Kendati demikian, masih saja terjadi beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pelaksananya dalam hal ini pihak sekolah yang dapat merugikan siswanya.

Seperti halnya di SMPN 2 Lumbung-Ciamis yang dengan berbagai alasan oknum seorang guru memotong dana tersebut entah itu untuk kepentingan pribadi maupun golongan. Hal tersebut terungkap ketika salah seorang wali murid menyampaikan keluhannya ke nuansarealita.com.

Dimana pada Bulan Agustus 2018 pencairan dana KIP sebesar 750.000 rupiah/ siswa yang ditujukan kepada 80 siswa di SMPN 2 Lumbung. Ke 80 Siswa mencairkan dana KIP di rekening Bank yang telah dirujuk oleh pemerintah, dengan didampingi oleh salah satu guru berinisial “Y”.

Oknum Guru “Y” memungut sedikitnya 50.000 rupiah ke setiap siswa dengan alasan “biaya operasional dan tanda terima kasih”.

Menanggapi lapdu tersebut, Tim Liputan nuansarealita.com melakukan konfirmasi terhadap pihak sekolah. Namun dalam hal ini pihak sekolah menyangkalnya, seperti yang dikatakannya ” Saya tidak pernah memerintahkannya, dan sebagaimana kita ketahui oknum yang memanfaatkan dana KIPĀ 
dapat dijerat hukum sesuai UU no 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin sesuai sanksi 5 tahun penjara dan 500 juta bila terbukti,” terang Maman, S.pd.,M.pd Selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Lumbung.

Narasumber berharap dalam hal ini wali siswa, terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis untuk dapat sigap dalam persoalan yang telah terjadi di ranahnya, dan untuk tidak tebang pilih dalam memberikan sanksi.(Tim Priangan Timur NR)

Editor : Tony NR

Spread the love
  • 2
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *